

Setiawangi – Rabu, 9 September 2026.
Di balik riuh rendah bulan Agustus dan padatnya berbagai kegiatan, terutama rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, terselip sebuah cerita yang layak dikenang. Sebuah cerita tentang perjuangan, kekompakan, kerja keras, dan prestasi yang membanggakan madrasah.
Ya, cerita itu datang dari Tim Pramuka MTsN 13 Tasikmalaya. Di tengah hiruk-pikuk berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan, para anggota Pramuka MTsN 13 Tasikmalaya justru berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam LT II ( Lomba Tingkat II ) Regu Pramuka Penggalang Putra dan Putri tingkat SMP/MTs.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Kecamatan Jatiwaras tersebut berlangsung pada 18–20 Agustus 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Papayan, Kecamatan Jatiwaras. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah sekolah tingkat SMP/MTs di wilayah Kecamatan Jatiwaras.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti beragam perlombaan yang tidak hanya menguji keterampilan kepramukaan, tetapi juga ketangkasan, kreativitas, kerja sama, ketelitian, dan kemampuan memecahkan masalah.
Berbagai cabang yang dilombakan di antaranya story telling, bentuk barisan menggunakan tongkat, tata kelola lingkungan, peta lokasi, peta pita, peta perjalanan, morse, semaphore, sandi, pionering, serta berbagai lomba lainnya seperti kaligrafi dan bermain peran.
Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Tim Pramuka MTsN 13 Tasikmalaya tampil dengan penuh semangat. Persiapan yang matang, latihan yang konsisten, serta kerja sama antarpeserta menjadi modal penting dalam menghadapi setiap perlombaan.
Di bawah bimbingan para pembina ekstrakurikuler Pramuka, Kak Iik Hikmat, S.Pd., Kak Herman, S.Sos., dan Kak Dewi, S.Pd.I., para anggota Pramuka berlatih dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Hasilnya pun tidak mengecewakan.
Tim Pramuka MTsN 13 Tasikmalaya berhasil meraih sejumlah prestasi pada berbagai cabang lomba. Bahkan, berdasarkan akumulasi hasil perlombaan, regu putri berhasil meraih Juara II, sedangkan regu putra meraih Juara III LT II tingkat Kecamatan Jatiwaras.
Prestasi tersebut tentu bukan sesuatu yang datang secara instan. Di balik piagam dan piala yang diraih, terdapat proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, kerja keras, kekompakan, dan keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan.
Bagi para anggota Pramuka, LT II bukan sekadar ajang untuk memenangkan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk belajar bertanggung jawab, bekerja sama, mengasah keterampilan, membangun mental, serta belajar menerima keberhasilan maupun kekurangan sebagai bagian dari sebuah proses.
Menyerahkan Prestasi kepada Madrasah
Semangat dan kebanggaan atas capaian tersebut kembali terasa pada Senin, 31 Agustus 2026. Secara simbolis, perwakilan tim Pramuka putra dan putri yang terdiri atas siswa-siswi terpilih menyerahkan sejumlah piagam penghargaan kepada pihak madrasah.
Piagam tersebut diterima langsung oleh Kepala MTsN 13 Tasikmalaya, Bapak Agus Nana Nuryana, M.M.Pd. sebagai bentuk apresiasi sekaligus dokumentasi atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih para anggota Pramuka.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh anggota tim Pramuka yang telah berjuang dan memberikan hasil terbaik bagi madrasah. Apresiasi juga disampaikan kepada para pembina yang dengan penuh dedikasi telah mendampingi, membimbing, dan melatih para siswa.
Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai catatan dalam piagam penghargaan. Lebih dari itu, capaian Tim Pramuka MTsN 13 Tasikmalaya diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa dan menjadi pemantik semangat bagi ekstrakurikuler lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan mengukir prestasi.
Sebab, prestasi sejatinya bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium dan membawa pulang penghargaan. Prestasi adalah tentang keberanian untuk mencoba, kesediaan untuk berlatih, kekuatan untuk bekerja sama, dan ketekunan untuk terus memperbaiki diri.
Agustus mungkin telah berlalu. Riuh perayaan kemerdekaan pun perlahan berganti dengan aktivitas pembelajaran dan berbagai agenda madrasah lainnya. Namun, jejak perjuangan dan prestasi Pramuka MTsN 13 Tasikmalaya di LT II Jatiwaras masih menyisakan pesan yang relevan hingga hari ini: bahwa kerja keras yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan selalu meninggalkan jejak yang berarti.
Dari LT II Jatiwaras, satu pesan kembali ditegaskan: terus berlatih, terus berproses, dan jangan takut untuk berprestasi. Karena setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat menjadi pijakan menuju keberhasilan di masa depan.




